| Minggu Ke- |
Sub CPMK |
Materi Pembelajaran [Pustaka] |
Metode / Strategi Pembelajaran |
Assessment |
| Indikator |
Bentuk |
Bobot |
| 1 |
1. Mahasiswa mampu memahami dan menyepakati tujuan, aturan, dan sistem penilaian mata kuliah, meliputi:
2. Memahami capaian pembelajaran mata kuliah (CPMK) secara keseluruhan.
3. Menjelaskan komponen-komponen penilaian yang akan digunakan, seperti partisipasi, tugas individu, presentasi, dan ujian.
4. Menyepakati aturan kelas terkait kehadiran, etika berinteraksi, dan pengumpulan tugas.
5. Mengidentifikasi sumber belajar dan bahan ajar yang akan digunakan sepanjang semester. |
Kontrak Perkuliahan, Pengenalan RPS, Regulasi Kelas, Assessmen Kelas.
|
Tutorial/ ceramah, Diskusi |
1. Partisipasi Aktif
2. Kehadiran: Mahasiswa hadir tepat waktu dan mengikuti jalannya perkuliahan.
3. Tanya-Jawab: Mahasiswa bertanya atau menjawab pertanyaan terkait kontrak kuliah, menunjukkan perhatian dan pemahaman terhadap informasi yang disampaikan.
4. Pemahaman Materi |
Ceramah
|
3% |
| 2 |
Mahasiswa mampu mengucapkan dan membedakan bunyi konsonan bilabial plosif /b/ dan /p/ dalam kata-kata bahasa Inggris dengan akurat dan jelas. |
Introducing letters and sounds:
Bye- buy
Plane- plan
|
Tutorial/ ceramah, Diskusi |
-Mahasiswa mampu mengucapkan dan membedakan bunyi konsonan bilabial plosif /b/ dan /p/ dalam kata-kata bahasa Inggris dengan akurat dan jelas.
-Mahasiswa mampu menerapkan bunyi /b/ dan /p/ dalam kata dan kalimat, sehingga maknanya dapat dipahami dengan baik oleh pendengar. |
Oral Assessment/ Reading text
|
4% |
| 3 |
Mahasiswa mampu mengucapkan dan membedakan bunyi konsonan frikatif alveolar voiceless /s/ dan voiced /z/ dengan akurat, baik saat bunyi tersebut berada di awal, tengah, maupun akhir kata dalam Bahasa Inggris. |
Introducing sounds:
Back-Pack
Rice- Rise
|
Tutorial/ ceramah, Diskusi |
-Mahasiswa mampu mengucapkan Bunyi /s/: Mampu melafalkan bunyi /s/ dengan tepat, tanpa mengeluarkan suara (voiceless)
-Mahasiswa mampu mengucapkan Bunyi /z/: Mampu melafalkan bunyi /z/ dengan tepat, mengeluarkan suara (voiced)
-Mahasiswa mampu membedakan Bunyi dalam Minimal Pairs: Mampu membedakan pengucapan antara /s/ dan /z/ dalam minimal pairs, contohnya sip vs. zip, bus vs. buzz, atau rice vs. rise. |
Oral Assessment/ Reading text
|
3% |
| 4 |
Mahasiswa mampu mengucapkan dan membedakan bunyi konsonan bilabial nasal voiced /m/ dan konsonan alveolar plosif voiced /d/ dengan akurat dalam berbagai posisi kata (awal, tengah, dan akhir) dalam Bahasa Inggris. |
Introducing sounds:
Down-Town
Meet- Met
|
Tutorial/ ceramah, Diskusi |
-Mahasiswa mampu mengucapkan Bunyi /d/: Mampu melafalkan bunyi /d/ dengan tepat, mengeluarkan suara (voiced), seperti pada kata dog, ladder, dan said.
-Mengucapkan Bunyi /m/: Mampu melafalkan bunyi /m/ dengan tepat, mengeluarkan suara (voiced) melalui hidung, seperti pada kata man, hammer, dan came.
-Membedakan Bunyi dalam Pasangan Minimal: Mampu membedakan pengucapan antara /d/ dan /m/ dalam minimal pairs. |
Oral Assessment/ Reading text
|
3% |
| 5 |
Mahasiswa mampu mengucapkan dan membedakan bunyi konsonan frikatif labiodental voiceless /f/, frikatif labiodental voiced /v/, dan plosif velar voiceless /k/ dengan akurat dan jelas dalam berbagai posisi kata (awal, tengah, dan akhir) dalam Bahasa Inggris. |
Introducing sounds: Carrot- Cabbage
Few- View
|
Tutorial/ ceramah, Diskusi |
-Mampu melafalkan bunyi /f/ dengan benar, tanpa suara (voiceless), seperti pada kata fan, coffee, dan if.
-Mengucapkan Bunyi /v/: Mampu melafalkan bunyi /v/ dengan benar, mengeluarkan suara (voiced), seperti pada kata van, river, dan love.
-Mengucapkan Bunyi /k/: Mampu melafalkan bunyi /k/ dengan benar, tanpa suara (voiceless), seperti pada kata cat, maker, dan back.
-Membedakan dalam Pasangan Minimal: Mampu membedakan pengucapan antara /f/ vs. /v/, /f/ vs. /k/, dan /v/ vs. /k/ dalam minimal pairs, contohnya fan vs. van, fast vs. cast, atau vest vs. kest. |
Recording Assignments
|
3% |
| 6 |
Mahasiswa mampu mengucapkan dan membedakan bunyi konsonan plosif velar voiced /g/, glottal frikatif voiceless /h/, palatal approximant /j/, dan labial-velar approximant /w/ dengan akurat dan jelas dalam berbagai posisi kata dalam Bahasa Inggris. |
Introducing sounds:
Gate- Kate
Hear, We’re, Year
|
Tutorial/ ceramah, Diskusi |
-Mengucapkan Bunyi /g/: Mampu melafalkan bunyi /g/ dengan benar, mengeluarkan suara (voiced), seperti pada kata go, begin, dan pig.
-Mengucapkan Bunyi /h/: Mampu melafalkan bunyi /h/ dengan benar, tanpa suara (voiceless), seperti pada kata house, ahead, dan who.
-Mengucapkan Bunyi /j/: Mampu melafalkan bunyi /j/ dengan benar, yang mirip dengan bunyi 'y' dalam Bahasa Indonesia, seperti pada kata yes, beyond, dan you.
-Mengucapkan Bunyi /w/: Mampu melafalkan bunyi /w/ dengan benar, yang mirip dengan bunyi 'w' dalam Bahasa Indonesia, seperti pada kata water, away, dan why.
-Membedakan dalam Pasangan Minimal: Mampu membedakan pengucapan antara /g/ dan /h/ (ghost vs. host), /h/ dan /w/ (who vs. woo), serta /j/ dan /w/ (year vs. wear). |
Oral Assessment/ Reading text
|
4% |
| 7 |
Mahasiswa mampu mengucapkan dan membedakan semua bunyi vokal monoftong dan diftong Bahasa Inggris dengan akurat dan jelas, baik saat bunyi tersebut berada di awal, tengah, maupun akhir kata, serta mampu membedakan bunyi yang panjang dan pendek. |
Pronouncing sounds:
Wine-Win
Sheep- Jeep- Cheap
|
Tutorial/ ceramah, Diskusi |
-Mampu melafalkan semua vokal tunggal Bahasa Inggris (baik yang panjang maupun pendek) dengan benar, seperti /iː/ (seperti pada sheep) dan /ɪ/ (seperti pada ship), serta /uː/ (seperti pada food) dan /ʊ/ (seperti pada good).
-Mampu melafalkan semua bunyi vokal rangkap (diphthong) dengan benar, seperti /eɪ/ (seperti pada play), /aɪ/ (seperti pada my), dan /ɔɪ/ (seperti pada boy).
-Mampu membedakan pengucapan antara vokal yang mirip dalam minimal pairs, contohnya live vs. leave, sit vs. seat, atau pull vs. pool. |
Oral Assessment/ Reading text
|
3% |
| 8 |
Evaluasi Tengah Semester |
| 9 |
Mahasiswa mampu mengucapkan dan membedakan bunyi konsonan lateral voiced /l/ dan konsonan aproksiman voiced /r/ dengan akurat, baik saat bunyi tersebut berada di awal, tengah, maupun akhir kata dalam Bahasa Inggris, sehingga dapat dipahami dengan jelas. |
Understanding sounds:
Flies- Fries
Car- Care
|
Tutorial/ ceramah, Diskusi |
-Mampu melafalkan bunyi /l/ dengan tepat, mengeluarkan suara (voiced), seperti pada kata light, hello, dan call. Mahasiswa juga harus dapat membedakan antara clear L (awal suku kata) dan dark L (akhir suku kata) jika relevan.
-Mampu melafalkan bunyi /r/ dengan benar, yang tidak digulirkan seperti pada Bahasa Indonesia, seperti pada kata red, car, dan sorry.
-Mampu membedakan pengucapan antara /l/ dan /r/ dalam minimal pairs, contohnya light vs. right, collect vs. correct, atau fly vs. fry. |
Recording Assignments
|
3% |
| 10 |
Mahasiswa mampu mengucapkan dan membedakan bunyi konsonan nasal voiced /m/ (bilabial), voiced /n/ (alveolar), dan voiced /ŋ/ (velar) dengan akurat dan jelas dalam berbagai posisi kata (awal, tengah, dan akhir) dalam Bahasa Inggris. |
Introducing sounds:
Some, sun, sung
Note, Not
|
Tutorial/ ceramah, Diskusi |
-Mampu melafalkan bunyi /m/ dengan benar, mengeluarkan suara (voiced) dan menutup kedua bibir, seperti pada kata man, hammer, dan came.
-Mampu melafalkan bunyi /n/ dengan benar, mengeluarkan suara (voiced) dan meletakkan ujung lidah di belakang gigi atas, seperti pada kata no, dinner, dan run.
-Mampu melafalkan bunyi /ŋ/ dengan benar, mengeluarkan suara (voiced) dan mengangkat bagian belakang lidah ke langit-langit lunak (velar), seperti pada kata sing, thing, dan song. Penting untuk membedakan bunyi ini dari /n/ + /g/ pada kata seperti finger.
Membedakan dalam Pasangan Minimal: Mampu membedakan pengucapan antara /m/, /n/, dan /ŋ/ dalam minimal pairs, contohnya sum vs. sun vs. sung. |
Written Assignments
|
3% |
| 11 |
Mahasiswa mampu mengucapkan frasa "Arthur's mother" dan "Sun, Full, June" dengan akurat dan jelas, termasuk melafalkan bunyi konsonan th (voiceless /θ/ dan voiced /ð/), bunyi vokal /ʌ/ dan /ʊ/, serta bunyi vokal panjang /uː/ |
Introducing sounds:
Arthur’s mother
Sun, Full, June
|
Tutorial/ ceramah, Diskusi |
-Mampu melafalkan bunyi voiceless /θ/ (pada Arthur) dengan menempatkan lidah di antara gigi dan mengembuskan udara tanpa suara.
-Mampu melafalkan bunyi voiced /ð/ (pada mother) dengan cara yang sama, tetapi sambil mengeluarkan suara.
-Mampu melafalkan bunyi pendek /ʌ/ (seperti pada Sun dan mother) yang mirip dengan bunyi 'a' pada kata ayah.
-Mampu melafalkan bunyi pendek /ʊ/ (seperti pada Full) yang mirip dengan bunyi 'u' pada kata buku.
-Mampu melafalkan bunyi panjang /uː/ (seperti pada June) dengan mulut sedikit lebih bulat dan menahan bunyi lebih lama.
-Mampu mengucapkan seluruh frasa "Arthur's mother" dan "Sun, Full, June" dengan pengucapan yang tepat, termasuk memperhatikan konsonan yang sulit dan vokal yang berbeda panjangnya. |
Oral Assessment/ Reading text
|
3% |
| 12 |
Mahasiswa mampu mengucapkan dan membedakan bunyi konsonan frikatif palato-alveolar voiceless /ʃ/, bunyi diftong /ɔɪ/ dan /aʊ/, serta bunyi vokal yang relevan dengan akurat dan jelas, baik dalam kata tunggal maupun dalam kalimat. |
Learning pronouncing sounds:
Shirt, Short
Toy, Town
|
Tutorial/ ceramah, Diskusi |
-Mampu melafalkan bunyi /ʃ/ dengan benar, yang sering kali dilafalkan seperti "sy" dalam Bahasa Indonesia, seperti pada kata Shirt dan Short.
-Mampu melafalkan bunyi diftong /ɔɪ/ dengan tepat, yang merupakan gabungan bunyi /ɔ/ dan /ɪ/, seperti pada kata Toy.
-Mampu melafalkan bunyi diftong /aʊ/ dengan tepat, yang merupakan gabungan bunyi /a/ dan /ʊ/, seperti pada kata Town.
-Mampu membedakan pengucapan kata-kata tersebut dari bunyi lain yang mirip, serta melafalkannya dengan benar dalam kalimat yang lebih panjang. |
Oral Assessment/ Reading text
|
3% |
| 13 |
Mahasiswa mampu mengidentifikasi dan menghitung jumlah suku kata dalam sebuah kata, serta menerapkan pemahaman tersebut untuk mengucapkan kata-kata Bahasa Inggris dengan irama dan kejelasan yang tepat. |
Understanding syllables
|
Tutorial/ ceramah, Diskusi, Small Group Discussion (SGD) |
-Mampu membagi kata-kata Bahasa Inggris menjadi suku kata-suku kata yang benar. contohnya beautiful (3 suku kata: beau-ti-ful), computer (3 suku kata: com-pu-ter).
-Mampu menghitung jumlah suku kata dalam sebuah kata dengan akurat, baik secara visual maupun auditori.
-Mampu mengucapkan kata-kata dengan jeda yang sesuai antar suku kata, sehingga pengucapannya terdengar natural dan tidak terburu-buru.
-Mampu memahami hubungan antara suku kata dan penekanan kata (word stress), di mana satu suku kata biasanya mendapat penekanan yang lebih kuat dari yang lain, yang merupakan aspek penting dari pengucapan Bahasa Inggris. |
Written Assignments
|
3% |
| 14 |
Mahasiswa mampu melafalkan kata dan frasa dalam Bahasa Inggris dengan penekanan kata (word stress) yang benar dan menghubungkan (linking) antar kata dengan lancar, sehingga pengucapan mereka terdengar alami dan mudah dipahami |
Word Stress
|
Tutorial/ ceramah, Diskusi |
-Mampu menempatkan penekanan yang benar pada suku kata yang tepat dalam sebuah kata. Contoh: 'comfortable* (bukan com'fortable).
-Mampu mengenali dan menerapkan perubahan penekanan pada kata yang memiliki fungsi ganda (misalnya: 'present [kata benda] vs. pre'sent [kata kerja]).
-Mampu menghubungkan kata-kata yang diakhiri dengan bunyi konsonan dan diikuti oleh kata yang diawali dengan bunyi vokal (consonant-vowel linking), seperti pada frasa what is it (menjadi wa-ti-sit).
-Mampu membaca teks pendek atau kalimat dengan aliran yang lancar, menggabungkan word stress dan linking secara harmonis, yang membuat pengucapan terdengar lebih alami dan terhubung. |
Oral Assessment/ Reading text
|
3% |
| 15 |
Mahasiswa mampu mengidentifikasi dan menerapkan penekanan yang tepat pada kata-kata penting (content words) dalam sebuah kalimat untuk menyampaikan makna secara jelas dan efektif, serta membedakan antara makna kalimat yang berbeda berdasarkan penekanan yang digunakan. |
Sentence stress
|
Tutorial/ ceramah, Diskusi |
-Mampu mengenali content words (kata benda, kata kerja utama, kata sifat, kata keterangan) yang biasanya mendapat penekanan, dan membedakannya dari function words (kata sandang, preposisi, konjungsi) yang biasanya tidak ditekankan.
-Mampu mengucapkan kalimat dengan penekanan yang benar pada kata-kata penting.
-Mampu memahami bagaimana penekanan yang berbeda pada kata yang berbeda dalam satu kalimat dapat mengubah makna atau fokus.
I went to the store. (Bukan orang lain yang pergi)
I went to the store. (Fokus pada tindakan, bukan rencana)
I went to the store. (Fokus pada tujuan, bukan tempat lain)
Menerapkan dalam Percakapan: Mampu menggunakan sentence stress secara alami saat berbicara untuk menyampaikan ide dengan jelas dan menarik, sehingga komunikasi menjadi lebih efektif. |
Oral Assessment/ Reading text
|
4% |
| 16 |
Evaluasi Akhir Semester |